Loading

Informasi OPK

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 11 February 2026
Tahun verifikasi dan validasi : 30 October 2025
Entitas kebudayaan : OPK
Kategori : Keterampilan / Kemahiran dan Kerajinan

Detail OPK

Etnis : Aceh

Alamat OPK

Kabupaten/Kota : Kabupaten Simeulue
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Alamat : -

Deskripsi Singkat

WBTb

Nama Lainnya : MATO-MATO

Mato-mato khas Simeulue ini pembuatannya tidak dilakukan secara individu melainkan dilakukan dengan beramai-ramai atau gotong royong baik itu penjahitan, maupun pemasangannya. Mato-mato Khas Simeulue adalah sebuah simbol atau motiv yang sangat unik dan pembeda dari kabupaten-kabupaten lain yg ada di Aceh, Dekorasi Mato-mato adalah karya seni dekorasi tradisional Simeulue yang biasanya berupa rangkaian ornamen berwarna-warni yang disusun dengan pola simetris dan detail. Bentuknya menyerupai “mata” atau motif geometris yang diatur berulang-ulang, sehingga menimbulkan kesan indah dan megah. Istilah “Mato-mato” berasal dari bahasa daerah Jame Simeulue (Mata-mata) yang menggambarkan tampilan hiasan yang berkilau dan menarik perhatian, seolah-olah “diperhatikan banyak mata”. Hiasan ini biasanya terbuat dari bahan kain warna-warni, benang emas atau perak, kertas hias, serta manik-manik. Pada masa dahulu, masyarakat membuatnya secara manual menggunakan kain tenun lokal dan sulaman tangan. Kini, dekorasi Mato-mato telah mengalami perkembangan bahan dan teknik, tetapi tetap mempertahankan pola dan filosofi tradisionalnya. Mato-mato biasanya dipasang di pelaminan, penyambutan tamu kehormatan, acara-acara besar, acara keagamaan, atau ruangan tempat berlangsungnya upacara adat, serta dijadikan souvenir (cendra mata), sepempang, tikar, tempat tisu, dan lainnya . Dalam konteks pernikahan adat Simeulue, Mato-mato menjadi bagian penting dari dekorasi pelaminan yang mana akan menutupi satu ruangan untuk acara pernikahan dan tempat para hukum adat duduk serta marapulai.