Loading

Informasi OPK

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 07 December 2023
Tahun verifikasi dan validasi : 07 December 2023
Entitas kebudayaan : OPK
Kategori : Permainan Rakyat

Detail OPK

Etnis yang Menggunakan : Aceh
Jumlah Pemain Minimal : 4
Jumlah Pemain Maksimal : 12
Nilai Moral : keberanian, sportivitas, kerja sama
Aturan Permainan : -
Peringkapan : -

Alamat OPK

Kabupaten/Kota : Kabupaten Pidie Jaya
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Alamat : -

Deskripsi Singkat

WBTb

Nama Lainnya : Meuen Budee Tomplop

Bermain perang-perangan memang sangat mengasyikan. Bermain bersama teman-teman, saling mengejar, saling menembak, bersembunyi, atau menghindari tembakan lawan, benar-benar menjadi sebuah aktivitas yang sangat menghibur. Salah satu peralatan yang digunakan dalam permainan perang-perangan adalah senapan. Senapan bambu di daerah Kabupaten Pidie Jaya dikenal dengan nama Budee Tomplop ada juga yang menyebutnya Budee Trieng, Budee Aneuk Rheum dan ada pula yang menyebutnya dengan bedhil-bedhilan sesuai dengan daerah masing-masing. Permainan Budee Tomplop ini menyerupai pistol, walaupun sebenarnya bila dilihat sepintas tidak mirip sama sekali. Permainan ini lebih sering dimainkan oleh anak laki-laki, walaupun tidak menutup kemungkinan anak perempuan untuk memainkannya. Sebagaimana permainan tradisional lainnya, senapan mainan ini dapat dibuat sendiri dengan cara yang mudah menggunakan bahan-bahan yang didapati dari lingkungan alam di sekitar rumah. Mainan Budee Tomplop ini biasa dimainkan saat anak-anak sedang libur sekolah. Dapat dimainkan secara individu atau berkelompok, dapat juga dibuat dua regu yang saling berhadapan seolah-olah sedang berperang. Satu kelompok menyerang kelompok lainnya dan saling berkejaran. Begitulah dunia anak di masa lalu sangat senang memanfaatkan bahan dari alam sekitar. Biasanya anak-anak membuat Budee Tomplop dari bahan bambu yang berukuran kecil. Potonglah satu ruas batang bambu berdiameter 1 hingga 1,5 cm sehingga didapati bentuk seperti pipa. Panjang bambu sekitar 30 cm. Siapkan batang bambu berdiameter 1 hingga 1,5 cm seukuran 40 cm. Raut hingga sebesar ukuran pensil, dengan panjang 30 cm. 10 cm yang dijadikan sebagai penusuk atau sebagai penekan aneuk budee (peluru). Aturan Permainan: a) Masukkan peluru ke dalam bambu melalui salah satu ujung bambu, kemudian dorong perlahan menggunakan penyodok hingga ke ujung bambu yang lain. Untuk peluru dapat digunakan kembang jambu air, aneuk rheum, kertas bekas yang dibasahi dan dibentuk bulat-bulat. b) Peluru pertama pun akan terdorong keluar disertai suara “Mplop”. Itulah sebabnya mainan ini dinamakan Budee Tomplop.