Loading

Informasi OPK

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 07 December 2023
Tahun verifikasi dan validasi : 07 December 2023
Entitas kebudayaan : OPK
Kategori : Permainan Rakyat

Detail OPK

Etnis yang Menggunakan : Aceh
Jumlah Pemain Minimal : 6
Jumlah Pemain Maksimal : 6
Nilai Moral : kekompakan, pesatuan dan kesatuan, sportitivitas, kejujuran
Aturan Permainan : -
Peringkapan : -

Alamat OPK

Kabupaten/Kota : Kabupaten Pidie Jaya
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Alamat : -

Deskripsi Singkat

WBTb

Nama Lainnya : Meuen Tarek Situek

Meuen Tarik Situek atau biasa disebut juga main tarik-tarikan pelepah pinang yang jenis permainan ini juga ada di daerah-daerah lain dengan bahasa yang berbeda. Permainan ini hanya untuk buat bersenang-senang bagi anak-anak saat situek atau pelepah terjatuh dari pohonnya lalu dimainkan. Tarik situek ini menjadi permainan yang sangat disukai oleh anak-anak karena cara bermainnya sangatlah mudah dengan cara menarik penumpang atau anak-anak duduk di atas situek lalu ditarik dari satu tempat ke tempat yang lain. Permainan ini juga bisa dimainkan dan dilombakan untuk mencari pemenang yang tercepat dalam menarik situek. Keseruan dari permainan ini adalah disaat ada anak-anak yang terjatuh dari kendaraan situek nya, sehingga membuat teman-temannya yang lain tertawa. Dan beginilah dunia anak-anak dimasa lalu yang penuh dengan kegembiraan dan berinteraksi diantara sesamanya dengan menggunakan bahan-bahan dari alam disekitarnya. Aturan Permainan: Permainan ini dimainkan oleh dua tim atau lebih, masing-masing tim terdiri dari dua orang pemain. Satu orang pemain duduk di pangkal pelepah pinang sebagai penunggang, dan pemain lainnya menarik pelepah pinang tersebut. Para pemain berdiri di belakang garis start yang telah ditentukan. Setelah wasit meniup peluit tanda dimulainya permainan, para pemain dari masing-masing tim akan menarik pelepah pinang menuju garis finish. Tim yang berhasil mencapai garis finish paling awal dengan penunggangnya tetap berada di pelepah pinang akan menjadi pemenang.