Loading

Informasi OPK

Tingkatan Data : Kabupaten
Tahun pendataan : 11 February 2026
Tahun verifikasi dan validasi : 30 October 2025
Entitas kebudayaan : OPK
Kategori : Keterampilan / Kemahiran dan Kerajinan

Detail OPK

Etnis : Singkil

Alamat OPK

Kabupaten/Kota : Kota Subulussalam
Kecamatan : -
Desa/Gampong : -
Alamat : -

Deskripsi Singkat

WBTb

Nama Lainnya : Nakan Lancing

Nakan lancing dikatakan sebagai makanan tradisional mengingat bahwa nakan lancing sudah ada sejak zaman dahulu, zaman kerajaan di Suku Singkil dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di sekeliling serta dilestarikan hingga saat ini. Meski nakan lancing tidak sepenuhnya dilestarikan, akan tetapi nakan lancing masih didapati di wilayah perairan sungai seperti di Kecamatan Sultan Daulat (Kota Subulussalam) dan Kecamatan Rundeng (Kota Subulussalam) yang masih satu aliran sungai Lae Soukhaya. Nakan lancing sebagai makanan tradisional menjadikan Suku Singkil kaya akan khazanah kebudayaan dalam bidang kuliner. Nakan lancing sebagai makanan tradisional juga semakin mengukuhkan bahwa Suku Singkil telah exist (ada) sejak dahulu dan salah satu menjadi bukti sejarah keberadaan Suku Singkil. Nakan lancing juga dinamakan sebagai obat tradisional khas suku Singkil. Obat tradisional merupakan ramuan campuran dari bahan- bahan yang bersumber dari tumbuhan, hewan, mineral, ataupun sediaan galenik, atau campuran ramuan tersebut digunakan sebagai pengobatan secara turun-temurun didasarkan atas pengalaman. Obat tradisional yang digunakan untuk ibu pasca melahirkan berfungsi membantu memperbaiki organ-organ reproduksi agar pulih kembali seperti sebelum hamil. Dengan menggunakan obat tradisional ibu pasca melahirkan dapat pulih dengan baik tanpa efek samping yang dapat berakibat terhadap bayi. bahan utama Nakan lancing adalah Kunyit, daun lancing, lada,garam, pulut secukupnya, dan santan kelapa. Melalui proses diawali menumbukkan daun lancing dan kunyit dan langsung ditumbuk kemudian diperas lalu disaring ke gelas untuk mendapatkan Sari daun lancing tersebut. Usai mendapatkan Sari daun lancing, memasukkan santan dan sari, pulut ketan dan santan yang sudah diperas lalu memasukkan sari daun lancing dan kunyit, lada, dan memasukkan garam secukupnya kemudian mengaduknya sampai rata, lalu memasak dalam wadah priuk dengan kayu bakar. Memasaknya sampai mendidih, kemudian saat mendidih diaduk sampai rata. Kemudian Obat sekaligus kuliner ini siap untuk disajikan.Nakan Lancing disajikan dengan cara nasi yang dikepal. nakan Lancing merupakan makanan tradisonal yang dapat dikonsumsi oleh setiap orang/masyarakat tetapi secara tradisi Nakan Lancing disajikan pada ibu yang baru melahirkan saat masuk dapur.